Sambut Bulan Suci Ramadhan, Keluarga Besar Madrasah Al-Khairiyah Karangtengah Ziarah ke Makam Pendiri

GALIJATI, CILEGON – Tinggal menghitung hari, masyarakat muslim di seluruh dunia akan berjumpa dengan bulan mulia, yakni bulan suci ramadhan. Berbagai kegiatan dilakukan masyarakat muslim untuk menyambut bulan suci, khususnya masyarakat muslim di Indonesia.

Seperti berziarah ke makam waliyulloh, mengunjungi rumah orang tua atau sanak saudara, membersihkan sekaligus menziarahi (baca; mendo’akan) makam orang tua. Ada juga yang menyambut bulan suci Ramadhan dengan tradisi mandi keramasan, dengan tujuan membersihkan diri.

Selasa (25/2/2025) pukul 08.00 WIB, sekitar 250 orang berkumpul di depan halaman musholah Madrasah Al-Khairiyah Karangtengah. Mereka semua hendak mengikuti kegiatan ziarah ke makam guru—pendiri Madrasah Al-Khairiyah Karangtengah.

Seperti kegiatan pada umumnya, sebelum masuk pada acara inti, kegiatan ini dibuka formal dengan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu dilanjutkan dengan laporan ketua pelaksana.

Pada kesempatannya, Novi selaku Ketua Pelaksana melaporkan, bahwa kegiatan pawai dan ziarah merupakan satu rangkaian dari kegiatan Isra Mi’raj 1446 H.

“Kegiatan ini akan diisi dengan beberapa rangkaian acara. Di antaranya ziarah, pawai dan beberapa lombaan. Untuk lomba shalawat akan diikuti oleh siswa MA Al-Khairiyah Karangtengah dan lomba cerdas cermat akan diikuti oleh siswa MTs Al-Khairiyah Karangtengah,” katanya.

Kegiatan ini dibuka oleh Ayatulloh, Kepala MTs Al-Khairiyah Karangtengah. Dalam sambutannya, Ayatulloh berpesan bahwa kita harus sambut bulan Ramadhan dengan hati gembira.

“Pada tahun ini, kegiatan Rajaban dilaksanakan di bulan Sya’ban. Sedikitnya dua momen yang dapat dirayakan di bulan Sya’ban ini. Rajaban dan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Mari kita sambut bulan ramadhan ini dengan kegembiraan,” ujarnya.

Di akhir pembukaan Ayatulloh juga menekankan, bahwa betapa pentingnya menziarahi makam orang tua dan guru, ditambah sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan.

“Sebagai bentuk rasa hormat, sayang dan takdzim kepada guru, seyogianya kita do’akan bersama mereka di momen menyambut datangnya bulan suci Ramadhan,” pungkasnya.

Setelah pembukaan, peserta ziarah yang terdiri dari siswa-siswi MTs, MA Al-Khairiyah Karangtengah dan dewan guru berjalan ke Makam Asem yang terletak sekitar 750 meter dari gedung madrasah.

Peserta yang memakai pakaian hitam dan putih memenuhi jalan Pabean. Tidak sedikit masyarakat yang antusias melihat rombongan peziarah melewati kediamannya. Begitu juga dengan anak-anak, mereka terlihat senang dengan lewatnya rombongan.

Sesampainya di Makam Asem, para peziarah mencari tempat yang nyaman untuk berdo’a. Ziarah ke makam pendiri Madrasah Al-Khairiyah Karangtengah dipimpin langsung oleh KH. Muktillah, Ketua Yayasan Al-Khairiyah Banu Al-Qomar.

Do’a bersama mendo’akan pendiri Madrasah Al-Khairiyah berlangsung dengan khusyuk. (kin)

Berikan Komentarmu!