Pedagang Kopi Keliling Asal Cilegon Ditemukan Tewas Gantung Diri

CILEGON, GALIJATI.ID – Warga Lingkungan Acing, Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, dikejutkan dengan penemuan seorang pria tewas diduga akibat gantung diri, Kamis 20 November 2025 malam.

Korban diketahui bernama Muhammad Yusuf (40), pedagang kopi keliling asal Kenanga, Kota Cilegon.

Ketua RW 005, Haryono, menjelaskan bahwa warga pertama kali menerima informasi sekitar pukul 22.00 WIB. Ia kemudian turun langsung ke lokasi untuk memastikan kabar tersebut.

“Begitu saya datang ke TKP, ternyata benar ada warga dalam kondisi tergantung. Saya langsung hubungi pihak kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas,” kata Haryono kepada Radar Banten, Jumat 21 November 2025.

Tidak lama kemudian, anggota Polsek Cilegon dan Polres Cilegon tiba untuk melakukan evakuasi dan identifikasi. Jenazah korban lalu dibawa ke RSUD Cilegon untuk keperluan visum.

Sebelum ditemukan meninggal, Yusuf sempat beraktivitas seperti biasa. Pada Rabu 19 November 2025, ia dan istrinya berencana bepergian bersama. Namun, Yusuf meminta istrinya berangkat lebih dulu. Saat sang istri pulang, suaminya tidak berada di rumah.

“Istrinya bilang korban pamit mau ke pengajian. Tapi sampai pagi tidak pulang. Kursi plastik yang biasa dipakai korban juga tidak ada. Tas dan sendal yang sering dipakai masih ada di rumah,” ujar Haryono.

Merasa ada yang janggal, istri korban meminta tetangga membantu mengecek bagian plafon rumah kontrakan. Di sana, korban ditemukan sudah tergantung dengan kabel.

Menurut warga, Yusuf dikenal baik, mudah bergaul, dan aktif dalam lingkungan. Ia mengontrak di lokasi tersebut sekitar satu tahun terakhir sebelum akhirnya ditemukan meninggal. Setelah visum, jenazah dibawa ke rumah orang tuanya di Kelurahan Kenanga untuk dimakamkan.

Terkait dugaan motif, Haryono menyebut masih simpang siur. “Masalah internal belum kami dalami. Belum tahu pasti penyebabnya,” katanya.

Kapolsek Cilegon, Kompol Firman Hamid, belum memberikan tanggapan resmi saat dihubungi Radar Banten hingga berita ini diterbitkan. (Ay/Is)

Berikan Komentarmu!