BPIP Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Banten

GALIJATI.ID, SERANG – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia menggelar kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Provinsi Banten. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula PGRI Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Hadir sebagai narasumber, Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PAN, Edison Sitorus. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurutnya, pemahaman terhadap setiap sila Pancasila akan membentuk masyarakat yang menjunjung tinggi nilai ketuhanan, keadilan sosial, dan semangat gotong royong, sekaligus menjadi benteng terhadap ancaman radikalisme.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Implementasi Nilai Pancasila dalam Pendidikan Karakter Masyarakat.”

“Kita melakukan penguatan relawan Pancasila ini agar masyarakat memahami bagaimana mengamalkan Pancasila dengan baik dan benar berdasarkan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila adalah ideologi bangsa yang harus terus dijaga dan dipelihara agar Indonesia tetap aman dan sejahtera,” tegas Edison.

Selain itu, Edison juga menyinggung sejumlah program Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya selaras dengan nilai-nilai Pancasila, di antaranya pemberantasan korupsi dan program Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Direktur Pelaksana Diklat BPIP RI, Sadono Sriharjo, S.T., M.M., menyampaikan pentingnya masyarakat memahami sejarah lahirnya Pancasila. Menurutnya, pemahaman terhadap proses perumusan Pancasila oleh Panitia Sembilan dapat memperkuat kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai dasar bangsa.

Ia menegaskan bahwa Pancasila harus ditanamkan dalam setiap jiwa sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila harus tertanam dan dijaga dalam setiap jiwa. Jangan sampai ada pihak yang berupaya mengusik kekokohan Pancasila. Sebab, setiap upaya yang mengganggu Pancasila pada hakikatnya merupakan tindakan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Sadono.

Menurutnya, program penguatan relawan ini merupakan wujud nyata penanaman nilai-nilai Pancasila dan kebhinekaan yang harus terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi PAN, Dede Rohana Putra, yang turut hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya implementasi Pancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Dede, tantangan terbesar bukanlah menghafal Pancasila, melainkan mengamalkan nilai-nilainya dalam tindakan nyata.

“Pancasila ini mudah dihafal dan mudah dibaca. Namun, yang sulit adalah mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, pembinaan ideologi Pancasila harus dilakukan secara berkesinambungan. Masyarakat tidak hanya sekadar menghafal, tetapi juga harus menerapkannya dalam keluarga, lingkungan masyarakat, dunia kerja, maupun kehidupan sosial,” kata Dede.

Sementara itu, Moh. Suwaidi yang bertindak sebagai moderator menyimpulkan bahwa salah satu tujuan kegiatan yang dihadiri hampir 250 peserta tersebut adalah menguatkan kembali nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat yang mulai memudar.

Menurutnya, Pancasila sebagai fondasi negara harus terus diperkuat agar tetap menjadi penopang utama keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terutama dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni. (Red)

Berikan Komentarmu!