CILEGON, GALIJATI.ID, ā Monumen Geger Cilegon baru saja diresmikan pada Senin malam, 17 November 2025 lalu. Monumen Geger Cilegon langsung diresmikan oleh walikota Cilegon dan dihadiri juga oleh Dandim 0623, Kapolres Cilegon dan Direktur bank BJB kota Cilegon.
Pembangunan Monumen Geger Cilegon sangat disayangkan dikarenakan tidak ramah bagi disabilitas. Dalam area monumen, tidak ada fasilitas bagi disibalitas seperti guiding block atau jalur pemandu dan jalan untuk menggunakan kursi roda juga tidak nampak. Selain itu, untuk menjamin keselamatan disabilitas juga tidak dihadirkan.
Bayu Panatagama selaku pemerhati disabilitas mengungkapkan memberikan apresiasi terhadap kepada pemerintah Kota Cilegon yang telah meresmikan Monumen Geger Cilegon. Akan tetapi di dalam bangunan tersebut sangat menyayangkan karena tidak ada fasilitas bagi disibalitas.
āKami sebagai pemerhati disabilitas mengucapkan terima kasih dan apresiasi. Namun, di dalam teknis ataupun fisik yang ada di tugu itu setelah kami perhatikan dan pertimbangkan, fasilitas untuk saudara-saudara kami yang disabilitas tidak ada,ā Kata Bayu ketika dihubungi pada 19 November 2025.
Ia juga memberikan kritikan dan juga harapan agar segera diberikan tempat akses bagi disabilitas karena mempunyai hak yang sama untuk menikmati monumen tersebut.
āTunanetra atau tunadaksa, kalau tunarungu tunawicara mungkin bisa lah karena dia melihat. Tetapi untuk disabilitas yang tunarungu, tunanetra, dan disabilitas, saya lihat tidak nampak aksesibilitasnya. Sehingga kami agak sedikit memberikan kritik dalam persoalan ini,ā Ujarnya.
Bayu dan pemerhati disabilatas lainnya berharap, semoga Walikota Cilegon dapat meninjau kembali dan membangun fasilitas untuk penyandang disabilitas. Sehingga mereka juga punya hak yang sama untuk menikmati Monumen Geger Cilegon. (Kien/Is)