GALIJATI.ID, CILEGON – Senin (17/3/2025), SMK Madinatul Hadid menggelar Pesantren Kilat Ramadan tahun 2025. Sekolah yang terletak di Simpang Tiga, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, menggelar kegiatan Pesantren Kilat di pelataran Masjid Al-Hadid Cilegon.
Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan pada tahun ini mengusung tema “memperkuat aqidah dan ketaqwaan melalui pesantren kilat Ramadan”. Menurut Ica, selaku ketua pelaksana, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mendorong siswa agar terus meningkatkan nilai religious.
“Momentum ini kita ingin mendorong siswa kami agar terus melatih jiwanya agar selalu mengedepankan nilai religius dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ungkap Ica.
Kegiatan Pesantren Kilat berlangsung selama dua hari. Selama kegiatan ini berlangsung, para siswa antusias mengikuti dari awal hingga akhir. Selain diisi dengan kegiatan keagamaan, pesantren kilat ini juga diisi dengan kegiatan sosial.
Kegiatan sosial yang akan dilaksanakan yaitu buka puasa bersama. Buka buasa bersama ini rencananya akan diikuti oleh dewan guru dan siswa-siswi SMK Madinatul Hadid. Diharapkan dengan diadakannya buka puasa bersama ini dapat memperkuat emosional antara dewan guru dan siswa SMK Madinatul Hadid.
Menurut Yusroni, selaku Kepala Sekola SMK Madinatul Hadid, bahwa di bulan Ramadan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar dapat mendapatkan keridhoan Allah, SWT.
“Kegiatan di bulan suci Ramadhan harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendapatkan keridhoan Allah, SWT karena kelipatan yang begitu banyak pahala yang didapatkan akan mendorong siswa berbuat kabajikan dalam menyikap masalah” ujar Yusroni.
Pada kegiatan Pesantren Kilat tahun ini Yusroni mengharapkan agar kebiasaan baik ini terus ditingkatkan dan dipertahankan. Banyak ilmu dan pengalaman positif yang akan didaptkan siswa dalam kegiatan ini.
“Harapan besar kebiasaan baik ini untuk terus dilanjutkan dan ditingkatkan, karena dengan kegiatan pesantren kilat Ramadan ini melatih jiwa kepemimpinan yang bagus, nilai ketaqwaan kepada Allah, SWT serta mampu meningkatkan kreatifitas,” imbuh Yusroni. (kin/zmi)