Tingkatkan Kompetensi, Guru Madrasah Al-Khairiyah Karangtengah Ikuti Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

GALIJATI.ID, CILEGON – Madrasah Al-Khairiyah Karangtengah menyelenggarakan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta pada 19–20 Agustus 2025. Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah tersebut diikuti oleh 40 dewan guru dari MTs dan MA Al-Khairiyah Karangtengah.

Workshop kali ini mengusung tema “Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pendekatan Deep Learning serta Pendidikan Sosial Finansial”.Sebagai narasumber, panitia menghadirkan pemateri dari Amal Khair Yasmin.

Dalam sambutannya, Sulistyo, perwakilan Amal Khair Yasmin, menyampaikan motivasi kepada para pendidik. “Sebagai pendidik, kita jangan pernah berkecil hati. Sekecil apa pun yang kita ajarkan atau tanamkan kepada siswa, itu akan tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, KH. Muktillah, S.Ag., M.M.Pd., menekankan pentingnya tiga komponen utama pendidikan dalam Islam. “Islam mengajarkan tiga komponen penting dalam pendidikan: Hablumminallah, Hablumminannas, dan Habluminal‘Alam. Dengan itu, kita dapat menumbuhkan semangat dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan,” katanya.

Selama dua hari, peserta mendapatkan berbagai materi, antara lain: Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Deep Learning, Hak dan Tanggung Jawab, Menjadi Guru Inspiratif, serta Penyusunan Modul Ajar Berbasis Cinta.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi guru sekaligus menumbuhkan semangat baru dalam mengimplementasikan kurikulum yang lebih humanis, inspiratif, dan berorientasi pada cinta.

Berikan Komentarmu!