GALIJATI,ID, CILEGON – Penampilan Teater Padma dari Madrasah Al-Khairiyah Karangtengah sukses memukau ribuan penonton dalam malam puncak Muharram Culture Fest 2025, Sabtu (28/6/2025), di Alun-Alun Kota Cilegon.
Mengangkat lakon berjudul Luka di Tanah Jawara, Teater Padma menyuguhkan pertunjukan bertema sejarah Kesultanan Banten yang penuh emosi dan pesan moral. Ribuan warga Cilegon tampak antusias menyaksikan pertunjukan dari awal hingga akhir. Aplaus dan sorakan kerap terdengar menyambut akting dramatis para pemeran.
Lakon Luka di Tanah Jawara sendiri bukan kali pertama dibawakan oleh Teater Padma. Pada akhir tahun 2024, pertunjukan ini berhasil meraih Juara I dalam kegiatan PPM V KKM MTsN 3 Kota Cilegon. Lakon ini juga sempat ditampilkan pada ajang Festival Seni Budaya Madrasah Al-Khairiyah Karangtengah.
Namun, di balik kesuksesan penampilan tersebut, ada kerja keras banyak pihak yang tak terlihat langsung di atas panggung. Berikut jajaran tim kreatif dan pendukung yang berkontribusi besar dalam pertunjukan Luka di Tanah Jawara:
Pengarah/Pelatih:
Hilal Ramadan (Seni Peran)
Lutfi (Seni Tari)
Tim Properti:
Wildan
Yakult
Umam
Fatulloh
Johadi
Tim Tata Rias (MUA):
Sulis
Nurul
Zahra
Narator:
Aisy (Pembaca Sinopsis)
Bima (Pembaca Puisi)
Kaila (Penyanyi)
Pemeran:
Sahrul sebagai Sultan Banten
Mujahidin sebagai Putra Mahkota
Nadila sebagai Dela
Johan sebagai Senopati
Fauji, Awang, dan Ulum sebagai Prajurit
Izal, Azmi, Ita, Wiwin, Eti, Safa sebagai Warga
Nabila dan Juwita sebagai Emban
Rindi dan Uus sebagai Dayang
Fardan sebagai Kepala Suku
Dafa, Isal, Amir, dan Andika sebagai Pemberontak
Alfi, Maura, dan Salsabila sebagai Penari
Keberhasilan Teater Padma membuktikan bahwa seni pertunjukan di kalangan pelajar tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan kolaborasi yang solid, kreativitas, dan dedikasi tinggi, para siswa mampu menghadirkan karya seni yang memukau sekaligus mengangkat nilai-nilai budaya lokal.
0 comments
Sukses terus untuk Punggawa Teater Padma