Tips Bagi Anda yang Tidak Hobi Membaca

Apakah Anda kurang suka membaca? Tenang saja, Anda bukanlah satu-satunya orang di dunia ini. Masih ada puluhan, ratusan, ribuan, bahkan mungkin jutaan orang di luar sana yang tidak suka membaca.

Apalagi di Indonesia. Orang dengan hobby membaca memang sangatlah kurang. Jadi, jika Anda kurang begitu suka dengan aktivitas membaca, Anda benar-benar memiliki ciri khas Indonesia tulen. Anda—Indonesia Banget, atau Anda bisa mengatakan bahwa Indonesia itu ā€œGue Bangetā€.

Lalu, apa yang harus Anda lakukan jika kurang suka membaca? Adalah tips dan trik agar masalah Anda bisa terpecahkan? Atau, apakah Anda sangat ingin bisa bertahan membaca sebuah tulisan panjang, artikel ilmiah, bahkan berita-berita politik?

Sebelum melanjutkan membahas tips dan trik agar Anda suka membaca, cobalah Anda menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini:

Apakah anda pernah membeli buku bacaan? Buku yang dimaksud adalah buku yang Anda beli dengan kemauan Anda sendiri. Bukan karena dipaksa atau terpaksa. Jika Anda pernah mempunyai buku pelajaran saat Anda sekolah, maka itu tidak termasuk dalam kategori ini. Kalau Anda pernah membeli buku wajib saat kuliah, itu pun tidak termasuk dalam kategori ini. Jadi, ini benar-benar buku yang Anda sengaja beli.

Mungkin Anda sedikit lupa? Tidak mengapa. Setiap orang berhak lupa, meskipun lupa sendiri sesungguhnya sebuah ā€˜bencana kecil’. Jika Anda benar-benar lupa apakah Anda pernah membli buku, Anda bisa skip saja pertanyaan nomor satu, lalu lanjut ke pertanyaan nomor dua.

Apakah anda pernah membeli buku primbon atau buku tentang tafsir mimpi?

Mungkin pertanyaan ini sedikit aneh. Akan tetapi, jawaban Anda akan berhubungan dengan masalah yang sedang kita bahas.

Apa hubungannya?

Begini, pada dasarnya setiap orang senang jika diramal. Awas! Jangan salah membaca ya, yang tertulis adalah diramal, bukan dilamar.

Anda tentu sangat ingin tahu, siapa jodoh Anda, bagaimana karier Anda di masa depan, atau seberapa maju usaha Anda sepuluh tahun yang akan datang? Ya, kan?

Nah, dalam buku primbon, hal itu biasanya akan dibahas dengan sangat detail. Saya merasa yakin, jika Anda membeli buku jenis ini, Anda akan sangat betah membaca.

Jika Anda tidak mempunyai buku semacam ini, Anda bisa mulai berfikir untuk meminjamnya pada teman atau saudara.

Jika pertanyaan nomor dua ini pun belum bisa Anda jawab, maka Anda bisa lanjut ke nomor tiga.

Apakah Anda senang membaca status orang? Baik status di WA atau FB orang lain? Saya akan sedikit berbagi dengan Anda tentang poin tiga ini. Saya mempunyai teman. Menurut saya dia termasuk orang yang super sibuk. Profesinya sebagai bidan. Dia sudah mempunyai empat praktik sendiri di rumah.

Anda tentu sangat tahu, jam kerja bidan di kampung tidaklah menentu. Siapa pun dan kapan pun pasien yang datang, harus dilayani. Dari ibu-ibu yang mau mengulang KB, anak-anak yang sekadar mencret atau mimisan, atau bapk-bapak yang masuk angin gara-gara begadang sambil main kartu di gardu pos siskamling.

Semua jenis pasien dan penyakit harus dia obati dan dia layani. Namun, anehnya, di antara jam kerja yang lumayan hactic itu, hobbynya membaca status orang di semua list kontak yang dia miliki tidak pernah luput dari pantauannya. Alhasil, dia menjadi orang dengan berita ter up date dalam hal status orang.

Jika ternyata Anda juga tidak hobby membaca status orang, lantas, apakah tips dan trik agar Anda bisa bertahan membaca sebuah artikel dengan panjang 600 kata? Apa yang harus Anda lakukan?

Tidak perlu berfiikir terlalu keras atau memaksakan diri untuk menunjukkan bahwa Anda harus membaca. Cukup Anda lanjutkan saja semua yang sudah Anda mulai. Salah satunya adalah menyelesaikan tulisan ini, karena, ternyata, fakta membuktikan bahwa tanpa trik dan tips pun, Anda telah membaca artikel sebanyak 600 kata ini.

Apakah Anda tidak percaya?

Anda bisa menghitung kata-katanya dari sekarang.

Selamat!

Anda berhasil!

Berikan Komentarmu!